Amalan Sunnah di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah dan Hari Raya Idul Adha

Amalan Sunnah di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah dan Hari Raya Idul Adha

Penjelasan:

1.       Haji & umroh

Bulan Dzulhijjah dinamakan Dzulhijjah karena di bulan inilah dilaksanakannya ibadah haji.

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Alloh, yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitulloh. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Alloh Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” [QS. Ali Imron: 97]

Baca lebih lanjut

Iklan

Amalan Sunnah di Hari Raya Idul Fitri

Berhari Raya Bersama Pemerintah

Oleh: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rohimahulloh

Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda:

الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُوْمُوْنَ, وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُوْنَ, وَاْلأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّوْنَ

Puasa itu adalah di hari kalian (umat Islam) berpuasa, berbuka adalah pada saat kalian berbuka, dan berkurban/ Iedul Adha di hari kalian berkurban.” [HR. at-Tirmidzi no. 697, dishohihkan oleh asy-Syaikh al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shohihah no. 224]

FIQIH HADITS :

At-Tirmidzi berkata: “dan sebagian ahli ilmu menafsirkan hadits ini, mereka berkata: makna hadits ini adalah berpuasa dan berbuka adalah bersama jama’ah dan mayoritas orang (Ummat Islam).”

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: