Bagaimana Hukum Wanita Menyibukkan Berdagang di Luar Rumah?

Oleh: asy-Syaikh Muqbil bin hadi al-Wadi’i rohimahulloh

Apa hukumnya wanita menyibukkan diri dengan berdagang? Dan apa syarat yang harus dipenuhinya jika hal itu diperbolehkan?

Jawaban :

Jika dia membutuhkan hal itu maka tidak apa-apa dan hendaklah ia berhijab, sebagaimana dahulu wanita pada jaman Nabi shollallohu alaihi wa sallam melakukannya. Adapun jika Alloh subhanahu wa ta’ala telah memberinya kecukupan rizki maka keselamatan itu tidak bisa ditandingi dengan sesuatu apapun (yakni menetap di rumah bagi wanita itu lebih selamat, pent).

Dan wanita itu adalah aurot, dan dia hampir-hampir tidak bisa selamat dari gangguan orang-orang fasiq di pasar dan di jalan-jalan. Maka yang baik baginya adalah tidak melakukannya kecuali jika ia yang menanggung nafkah keluarganya atau tidak ada baginya laki-laki yang menanggung nafkahnya, maka hal itu tidak mengapa insyaAlloh. Dan seharusnya ia berhijab dan menjaga kehormatannya dan tidak melembutkan suaranya untuk memfitnah manusia. Dan kepada Alloh tempat mengadu.

Telah dikabarkan kepadaku bahwa para pengusaha memilih wanita-wanita muda yang menggoda (seperti SPG, pent) supaya orang-orang mau datang dan membeli dagangan mereka, maka Alloh tidak akan memberi balasan kebaikan pada para pedagang yang seperti itu, karena sesungguhnya mereka adalah pedagang yang menebar fitnah dan mereka telah terfitnah, padahal seharusnya mereka bersyukur memuji Alloh subhanahu wa ta’ala yang telah memudahkan rizki bagi mereka.

[Sumber: Ahammu Fatawa an-Nisa hal. 108 / Ghorotul Asyrithoh hal. 148]

***

Beberapa pelajaran yang bisa dipetik:

1) Asalnya wanita muslimah adalah menetap di rumahnya.

2) Seorang wanita muslimah boleh berdagang di luar rumah jika tidak ada yang mencukupi nafkahnya, dengan menjaga adab-adab keluar rumah bagi wanita muslimah.

3) Tidak boleh bagi para pedagang berpromosi untuk melariskan dagangannya dengan memanfaatkan wanita yang akan memfitnah laki-laki, baik berupa SPG, model wanita dalam foto produk, dan lain sebagainya.

Faidah lebih lanjut:
http://ahmadsabiq.com/2009/11/30/wanita-karir/ [Hukum wanita bekerja]
http://almanhaj.or.id/content/2637/slash/0 [Hukum-hukum yang berkaitan dengan Iklan]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: