Ketika Anak Menangis, Bolehkah Membatalkan Sholat?

Bagi ummahat yang punya anak kecil, terkadang ketika ia sholat anak jadi rewel, teriak-teriak, nangis karena ingin ditemani… dalam kondisi seperti itu, bolehkah sang ibu membatalkan sholatnya untuk menenangkan anaknya? Bagaimana pula jika kondisinya darurat?

Simak jawaban Syaikh Muqbil rohimahulloh berikut ini:

***

Oleh : Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadi’i rohimahulloh

Pertanyaan:

Bolehkah aku membatalkan sholat jika anakku berteriak?

Jawaban:

Tidak boleh jika semata-mata karena ia berteriak, janganlah engkau batalkan sholatmu, akan tetapi engkau boleh mundur ataupun maju lalu menggendongnya, dan boleh pula engkau susui ia, karena Nabi shollallohu alaihi wa ala aalihi wa sallam pernah sholat sambil menggendong Umamah, cucu beliau[1]. Dan tidak mengapa jika engkau mempercepat sholat, karena Rosululloh shollallohu alaihi wa ala aalihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya aku memulai sholat dan aku ingin memanjangkannya, namun aku mengurungkannya (dengan memperpendek sholat, pent) ketika aku mendengar tangis seorang bayi, karena kasihan terhadap ibunya.”[2] Atau yang semakna dengan ini.

Dan janganlah engkau membatalkan sholat kecuali jika ada ular di depannya, atau ia terjatuh dan memecahkan sesuatu, atau ia jadi kesakitan, maka tidak mengapa.

Wallohul Musta’aan.

As`ilah Nisaa` li Hajj

______________

Catatan Kaki:

[1] HR. al-Bukhori (516) dan Muslim (543) dari Qotadah rodhiyallohu anhu.

[2] HR. al-Bukhori (709 & 710) dan Muslim kitab ash-Sholat (192) dari Anas rodhiyallohu anhu.

***

Diterjemahkan dari Kitab Fatawa al-Mar’ah al-Muslimah lil Imam al-Wadi’iy rohimahullohu ta’ala halaman 121-122.

***


4 Tanggapan

  1. […] Diterjemahkan dari Kitab Fatawa al-Mar’ah al-Muslimah lil Imam al-Wadi’iy rohimahullohu ta’ala halaman 121-122. […]

  2. assalamu’alaikum
    ana punya seorang nenek yang sakit keras, lumpuh, lalu ketika ana sholat, dia memanggil dan minta tolong, apakah ana harus membatalkan sholat, atau memendekkan sholat, dan apa yang dimaksud memendekkan sholat?
    syukron

    wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh,

    Kalau sholat wajib, boleh membatalkan jika kondisinya darurat. Jika tidak darurat anti bisa memperpendek sholat, maksudnya adalah memperpendek bacaan yang sifatnya sunnah seperti memperpendek bacaan surat, dll, dengan tetap menjaga rukun & kewajiban dalam sholat.

    Kalau sholat sunnah, boleh dibatalkan walaupun tidak dalam kondisi darurat.

    Wallohu a’lam.

  3. […] Nih saya salin ulang, kalau mau lihat yang aslinya bisa di sini […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: