Apa yang Diucapkan Ketika Tersandung atau Terpeleset?

Kadang-kadang ketika seseorang sedang berjalan atau berkendara, tiba-tiba ia tersandung atau terpeleset sehingga jatuh… Karena kesal, terkadang keluarlah ucapan-ucapan yang mengungkapkan kekesalannya ataupun caci maki : “Aduh sialan!”, ada juga yang ber-istirja’: “inna lillaahi wa inna ilaihi roji’un!”… dan ada juga yang mencela syaithon: “Setan sialan!”… dan seterusnya.

Sebenarnya ada ucapan yang diajarkan Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam dalam hal ini, dan tuntunan beliau tentu lebih layak untuk diikuti.

Dalam hadits Abul Malih, dari seorang shohabat yang sedang boncengan sama Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam:

كُنْتُ رَدِيفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَثَرَتْ دَابَّةٌ فَقُلْتُ تَعِسَ الشَّيْطَانُ فَقَالَ لَا تَقُلْ تَعِسَ الشَّيْطَانُ فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَعَاظَمَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الْبَيْتِ وَيَقُولُ بِقُوَّتِي وَلَكِنْ قُلْ بِسْمِ اللَّهِ فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَصَاغَرَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الذُّبَابِ

“Aku pernah boncengan bersama Nabi shollallohu alaihi wa sallam, lalu hewan tunggangan kami tersandung, akupun mengatakan: “celakalah setan!”. Maka Nabi shollallohu alaihi wa sallam berkata kepadaku: “jangan engkau katakan: ‘celakalah setan’, karena jika engkau mengucapkan itu maka setan itu akan semakin besar hingga besarnya seperti sebuah rumah dan setan akan berkata : ‘ini terjadi karena kekuatanku’, akan tetapi katakanlah: ‘bismillah, karena jika engkau mengucapkan itu, setan akan mengecil sampai seperti lalat.”

[HR. Abu Dawud, Ahmad, an-Nasa’i, al-Hakim, dll. Dishohihkan syaikh al-Albani rohimahulloh dalam Shohih al-Kalim ath-Thoyyib 1/174]

***

______________

Tulisan terkait:

12 Tanggapan

  1. jadi ingat beberapa bulan yang lalu ketika dalam perjalanan menuju daurah di bantul.ana sendiri mengendarai motor dari tegal,sampai sekitar daerah wates pas jalan menurun dan menikung tiba2 laju motor sulit dikendalikan,berbelok ke kiri dan ke kanan dan mau tergelincir dan ana kaget sekali,pokoknya secara logika tuh motor pasti jatuh terjungkal.secara reflek ana mengucapkan “Bismillah” berulang ulang beberapa detik sambil sekuat tenaga mempertahankan kemudi kendaraan agar tidak terjungkal.Alhamdulillah kalau tidak atas pertolongan Allah ana ga tau apa yang akan terjadi.jantung rasanya berdebar debar kayak mau copot.kagetnya bukan kepalang.Setelah ana berhasil mengendalikan laju kendaraan dan pikiran mulai tenang ana menepi kesamping jalan.Ternyata di sana sudah banyak motor yang jatuh bergelimpangan,ada satu kelurga berboncengan juga jatuh terkapar,Subahanallah ternyata di sepanjang jalan itu ada ceceran oli yang mungkin tumpah dari suatu kendaraan sehingga banyak motor yang kebetulan lewat situ terpeleset karena jalannya yang licin.dari situ kita bisa mengambil hikmah betapa pentingnya ketika saat saat darurat maupun saat tenang bila ada masalah kita harus meminta pertolongan dari Zat yang maha Kuasa yaitu Allah SWT.

  2. […] Leave a Comment Beberapa waktu yang lalu, saya tulis status di FB.. (terinspirasi dari baca blog ummu shofiyyah) , karena saya pikir tidak semua orang mengetahui hal ini *termasuk saya yang baru saja tahu […]

    • jazakillah khoir ukh.. ana banyak manfaat dari baca blog anti..
      kapan ya bisa chat YM lagi?pengen belajar basa arab niy :D

      Wa jazakillahu khoiron ukhti…
      Semoga Alloh memberi kesempatan untuk chating lagi ya..Tapi bahasa arab ana sebenernya masih sangat minim sekali kok ukh…Belum berani mengajari anti…ntar malah salah..

  3. assalamu’alaikum, jazakillah khoir atas ilmu ini, karena terus terang ana selama ini kalau tersandung atau anak tersandung yang diucapkan istirja’, syukron

    wa’alaikumussalam warohmatulloh..
    wa anti fajazakillahu khoiron…ana juga sebenarnya baru tau haditsnya juga ukhti..

  4. Wah, syukron. Sudah ana share. Selama ini ana ucapnya istirja. Ternyata tuntunannya Bismillah. tapi, kalau kita ucapkan istirja, bagaimana?

    Wallohu a’lam. Kita ucapkan aja sesuai yang dituntunkan ukhti…

  5. izin copas ya um ^^

    tafadhdholi ukhti…

  6. bismillah.
    Subhanallah walhamdulillah…, bnyak ilmu yg tdnya ana tdk tau atau ragu2 tentangnya jadi ana ketahui dan terang/jelas, stlh ana ‘jalan2’ di blog ummu ini.

    Barokallah fiik wa ‘ilmik, smg ummu ttp Allah beri kesempatan dan kemampuan tuk brbagi ilmu disini.

    Jazaakillahu khoyron

    aamiin..
    kebanyakan artikel disini hanya menukil saja dari para asatidz dan ulama ukhti..
    alhamdulillah jika bisa berfaidah bagi anti..
    wa anti fa jazakillahu khoiron wa fiiki baarok

  7. Assalamu ‘alaykum warohmatullohi wa barokaatuh
    salam kenal ya ukhti, ana dari kendari sulawesi tenggara.
    artikelnya bagus2…insyaAllah bermanfaat utk ana sekeluarga, terutama tentang pendidikan anak…kebetulan baru punya 1 anak berumur 1thn, jd ilmu2 seperti ini sangat dibutuhkan.

    syukron wa jazaakillahu khoiron…
    salam ya utk Shofi dan Hammad…smoga menjadi anak sholih dan sholihah….amiin,,,

    wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh
    aamiin..salam kenal juga dari ana ukhti..
    alhamdulillah bisa bermanfaat buat anti..
    wa jazakillahu khoiron

  8. Assalamu’alaikum umm…

    jazaakillah khair wa barakallahu fiik…
    saya baru tau..
    ijin share ya umm…

    wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh
    wa jazakillahu khoiron wa fiiki baarok
    tafadhdholi..

  9. […] Sumber: https://ummushofi.wordpress.com/2010/03/08/apa-yang-diucapkan-ketika-tersandung/ Share this:TwitterFacebookLike this:SukaBe the first to like this.   Leave a comment […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: