Sampai Batas Manakah Wajib Bagi Seorang Wanita Mentaati Suaminya?

Oleh : Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wad’i rohimahulloh

Pertanyaan :Bantal

Sampai batas manakah wajib bagi seorang wanita untuk mentaati suaminya?

Jawaban :

Adapun masalah-masalah yang wajib (bagi seorang istri untuk taat pada suaminya) adalah dalam masalah-masalah yang diwajibkan oleh Alloh untuk mentaatinya, seperti jika suaminya mengajaknya ke tempat tidur. Dan juga jika suaminya faqir, maka seharusnya ia bersabar bersamanya semampunya. Akan tetapi ada yang lebih luas lagi dari kewajiban-kewajiban tersebut, yaitu kami nasihatkan kepadanya agar ia bersabar atas suaminya dalam keadaan susah dan sedih, serta tidak membebaninya dengan apa-apa yang ia tidak mampu, tidak membebaninya dalam membeli peralatan-peralatan model-model yang baru, misalnya jika ia melihat mobil ia berkata : “belikan aku mobil seperti itu”, begitu juga dengan baju, ia semangat menginginkan model-model yang baru.

Yang seharusnya ia lakukan adalah bersabar dan bersikap yang baik kepada suaminya, dan mendidik anak-anaknya, dan mencucikan pakaiannya dan menolongnya dalam kebaikan, dan membuatkan makanannya jika perlu. Dan masalah ini adalah masalah saling tolong-menolong, terlebih-lebih kalian –insyaAlloh- adalah para penuntut ilmu, laki-laki dan wanita.

Kadang-kadang wanita memiliki waktu yang sempit dan melalaikan sebagian hak-hak suaminya maka hendaknya sang suami bersabar atas istrinya. Begitu pula kadang-kadang seorang suami memiliki waktu yang sempit dan melalaikan sebagian hak-hak istrinya, maka hendaknya sang istri bersabar atas suaminya.

Wallohul Musta’an.

Diterjemahkan dari : http://www.olamayemen.com/show_fatawa131.html, mengambil faidah dari : http://www.baiyt-essalafyat.com/vb/showthread.php?t=10986

إلى أي حد يجب على المرأة أن تطيع زوجها؟

سؤال:إلى أي حد يجب على المرأة أن تطيع زوجها؟

الجواب : أما مسألة الوجوب ففيما أوجب الله عليها من إذا دعاها إلى فراشة . وكذلك أيضا إذا فقيرا فينبغي أن تصبر معه ما استطاعت . لكن هناك أوسع من الوجوب وهو الذي ننصح به أنها تصبر على زوجها في السراء والضراء وأنها لا تكلفه ما لايطيق ، ولا تكلفه بشراء الموديلات الجديدة ؛ إن رأت سيارة قالت : اشتر لنا مثل هذه السيارة ، وهكذا اللباس تحرص على الموديلات الجديدة ، فينبغي لها أن تصبر عليه وأن تُحسن أيضا إليه ، وإلى تربية أولاده ، وتغسل له ثيابه وتعينه على الخير ، وتحسن طعامه إن احتاج إلى ذلك . فالمسالة مسالة تعاون لاسيما وانتم – إن شاء الله – طلبة علم رجالا ونساء ، فقد يضيق الوقت على المرأة وتقصر في بعض حقوق زوجها فينبغي أن يصبرعليها . وقد يضيق الوقت على الرجل ويقصر في بعض حقوق امرأته فينبغي أن تصبر عليه . والله المستعان .

فتوى للشيخ مقبل بن هادي الوادعي “رحمه الله”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: