Hukum Wanita Membaca al-Qur’an dengan Tartil Ketika ada Laki-laki

Hukum Wanita Membaca al-Qur’an dengan Tartil Ketika ada Laki-laki

Oleh : al-Lajnah ad-Da’imah lil Buhuts wal Ifta’

Pertanyaan :

Apa hukum mengadakan perlombaan tartil al-Qur’anul Karim bagi wanita dengan kehadiran kaum laki-laki?

Jawaban :

Wanita mentartilkan bacaan a-Qur’an dengan kehadiran laki-laki (yang bukan mahrom, red) adalah tidak boleh, karena dikhawatirkan adanya fitnah bagi mereka. Dan syari’at telah datang untuk menutup segala yang bisa menjerumuskan kepada yang haram.

Ketua : Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz

Wakil Ketua : Abdurrozzaq Afifi

Anggota : Abdulloh bin Ghudayyan

Anggota : Abdulloh bin Qu’ud

[Diterjemahkan dari Fatawa al-Lajnah ad-Da’imah No. 5413]

فتوى رقم (5413):

س: ما هو الحكم في إقامة مباريات ترتيل القرآن الكريم بالنسبة للنساء بحضور الرجال؟

ج: ترتيل البنات للقرآن بحضرة الرجال لا يجوز؛ لما يخشى في ذلك من الفتنة بهن، وقد جاءت الشريعة بسد الذرائع المفضية للحرام.

وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمد، وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

عضو // عضو // نائب رئيس اللجنة // الرئيس //

عبد الله بن قعود // عبد الله بن غديان // عبد الرزاق عفيفي // عبد العزيز بن عبد الله بن باز //

3 Tanggapan

  1. berarti kalau perempuan bertadarus itu tidak boleh memakai microphone??

    Ya, sebaiknya al-Qur’an dibaca sendiri-sendiri dan ditadabburi isinya.

  2. kalo’ seumpamanya guru tartil itu wanita sedangkan muridnya ada yang laki2 maka bagaimana hukumnya?

    sama aja ukh, kecuali kalau murid laki-lakinya masih kecil atau belum tamyiz.
    Wallohu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: