Cara Membuat Pola & Menjahit Cadar Kotak 2 Lapis

Oleh: Ummu Shofiyyah al-Balitariyyah

بسم الله الرحمٰن الرحيم

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه، أما بعد

Diantara cadar yang banyak dipakai oleh akhowat dan banyak dijual di pasaran adalah cadar kotak. Cadar ini menurut ana nyaman dipakai karena lebih rekat dan bisa menutupi jidat/dahi, dan pada model cadar kotak ini ana tambahkan kerutan/lipit di bagian hidung untuk lebih memudahkan bernafas.

Cadar kotak terdiri dari dua lapis kain, yaitu lapisan untuk penutup wajah dan lapisan kepala. Cadar kotak bisa juga dilengkapi dengan purdah (kain yang agak transparan untuk menutupi bagian mata) sehingga terdiri dari tiga lapis. Tapi untuk kesempatan kali ini ana akan sharing cara membuat cadar kotak dua lapis tanpa purdah terlebih dahulu. InsyaAlloh kalau ada kesempatan, ana akan share cara membuatkan cadar kotak yang dilengkapi dengan purdah atau model cadar lainnya.

Adapun kain yang dibutuhkan untuk membuat cadar kotak dua lapis adalah 112 x 54 cm, beli aja kain sekitar 60 cm baik yang lebarnya 115 cm atau 150 cm, keduanya cukup untuk bikin cadar ini. Kalau bisa jenis kain & warnanya disamakan dengan jilbabnya, sehingga bisa matching ketika dipakai.

Berikut ini langkah-langkah membuat cadar kotak:

[1] Potong kain berbentuk persegi  dengan ukuran sebagai berikut :

—-Lapisan kepala :

—-panjang = 67 cm

—-lebar = 54 cm (lihat gambar 1)

—-Lapisan wajah :

—-panjang = 45 cm

—-lebar = 42 cm (lihat gambar 2)

Gambar 1, 2, 3 & 4

[2] Setelah dipotong, lalu bagian samping dan bawah kain dineci seperti gambar 3 dan gambar 4.

[3] Gunting bagian tengah atas lapisan wajah yang ditandai pada garis putus2 pada gambar 5, hasilnya dapat dilihat seperti gambar 6.

[4] Bagian yang digunting tersebut dilipit/wiru atau di kerut sehingga panjang menjadi 22 cm sebagaimana gambar 7.

[5] Potong kain panjang 22 cm dan lebar kurang lebih 1,5 cm seperti pada gambar 8.

[6] Jahit dengan bagian yang dilipit tersebut sebagai plisir seperti pada gambar 9.

Gambar 5, 6, 7, 8 & 9

[7] Susun lapisan kepala dan lapisan wajah sebagaimana gambar 10 (lapisan wajah diletakkan agak ke bawah yaitu 6,5 cm dibawah lapisan kepala).

[8] Bagian atas lapisan kepala kemudian dilipat kedalam sepanjang 3,5  cm lalu dijahit dengan bagian pinggir lapisan wajah yang tidak dilipit. Sedangkan bagian tengah yang dilipit tidak ikut dijahit karena sebagai lubang untuk mata. Hasilnya dapat dilihat sebagaimana gambar 11.

[9] Pasang perekat (kretekan) dibagian tepi atas lapisan kepala sebagaimana pada kotak abu-abu dalam gambar 12, dan yang perlu diperhatikan dalam cara memasangnya adalah perekat sebelah kiri dipasang berlawanan arah dengan perekat sebelah kanan; perekat sebelah kanan menghadap ke dalam dan perekat kiri menghadap ke luar, dan… selesai.

Gambar 10, 11 & 12

[10] Hasilnya kurang lebih seperti gambar 13 berikut ini:

Gambar 13

Mudah bukan..!? Selamat mencoba..!!

Cara Memakainya

Pegang kedua ujung cadar, bagian wajah mengahadap ke dalam, lalu dipaskan ke mata.

Setelah itu lingkarkan ke kepala dan direkatkan perekatnya satu sama lain.

Lalu bagian kepala disibakkan ke belakang sehingga seperti pada gambar 13.

Akhir kata, ana nasehatkan kepada akhowat yang telah mengenakan cadar ataupun yang berkeinginan mengenakannya agar banyak-banyak bersabar dalam mengenakannya, karena orang yang mengamalkannya -sedikit atau banyak- akan diuji, baik dengan ejekan/olok-olok dari sebagian orang-orang yang belum memahami syariat ini… dengan ejekan seperti “ninja”, “setan”, “ekstreem”, “teroris”, dan seterusnya… Wallohul Musta’aan.

Karena sesungguhnya orang yang mengamalkan sunnah di zaman dimana sunnah dianggap bid’ah dan bid’ah dianggap sunnah adalah seperti orang yang menggengam bara api, sebagaimana sabda Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam:

يأتي على الناس زمان الصابر فيهم على دينه كالقابض على الجمر

“Akan datang kepada manusia suatu zaman, dimana orang yang bersabar dalam mengamalkan agamanya seperti orang yang menggenggam bara api.” [HR. at-Tirmidzi 2/42, Ibnu Baththoh dalam al-Ibanah 1/173/2, dishohihkan al-Albani dalam ash-Shohihah no. 957]

Bersabarlah, insyaAlloh ejekan2 itu hanyalah sementara… kita doakan pada kaum kita tsb sebagaimana yang doa seorang Nabi yang diuji dengan ujian berupa dipukili oleh kaumnya (alhamdulillah ujian memakai cadar tidak sampai separah itu), lalu sambil mengusap darah di wajahnya iapun berdoa:

اللهمَّ اغفر لقومي فإنهم لا يعلمُون

Ya Alloh, ampunilah kaumku, sesungguhnya mereka tidak mengetahui.” [Muttafaqun 'alaih]

ummushofi.wordpress.com *** ummushofi.wordpress.com

_______________

Tulisan terkait:

About these ads

20 Tanggapan

  1. Assalamu’alaykum warahmatullah..

    nice tutorial..

    ana juga lebih suka pake cadar kotak um soalnya lebih nyaman, n gak geser2 gtu klo dpake..

    dirumah ada mesin jahit, n ana ingin skali bs mnjahit, tp gak bisa hikz hikz.. sh
    are ilmunya um..

    owh y, anti biasany klo pke purdah yg brpa lapis um?ana biasanya klo pke dua lapis sering kesandung gtu aplgi klo mlm..

    jazakillaah khairan..

    wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh
    iya ukh ana juga suka cadar kotak..
    oo..ada ya yang purdahnya dua lapis..ana baru tahu…
    ana punyanya yang purdahnya satu lapis aja ukh..
    wa anti fa jazakillahu khoiron…

  2. Assalaamu’alaikum warahmatullah..

    Alhamdulillah, postingan yang bagus dan bermanfaat khususnya untuk akhwat.
    Ane belum pake cadar.. jadi belum tahu cara pake cadar tersebut di atas (apalagi belum coba buat juga he..he..).

    Apakah dilingkarkan ke kepala, lalu perekatnya di rekatkan satu sama lain, lalu bagian kepala disibakkan ke arah belakang. Begitukah ukhti..?
    Berarti jahitan cadar bagian mata, itu untuk bagian dalam ya..

    wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh
    oh iya ukh..belum ana jelasin cara pakainya…
    iya bener gitu cara pakainya..
    jazakillahu khoiron udah diingetin
    insyaAlloh akan ana tambahin..

  3. bagus., khususnya buat mahasiswi buat nambah ilmu terutama terkait libas muslimah. Kami ijin copy

    tafadhdhol.

  4. Assalaamu ‘alaykum warohmatullooh….

    Afwan umm, cocoknya kain apa ya ….? Ana pernah buat tp hasilnya g bgs……kaku. Ditunggu postingan cadar kotak 3 lapis (plus purdah).

    Oy umm…..,klo pola abaya ada ga umm ?

    Jazaakillaah khoiron

    wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh
    cocoknya kain yang tidak kaku dan tidak mudah kusut ukh..
    jenisnya macem2, bisa kain sanwosh, soluna, sutra cina, kain arab, dll.
    InsyaAlloh cadar yang ada purdahnya nanti ana posting kalo ada waktu..sebenernya tinggal nambahin dikit kok..
    Kalo abaya ana belum punya..
    sebenarnya pengin beli biar bisa dipelajari polanya
    tapi ana belum nemu…
    wa anti fa jazakillahu khoiron

  5. Assalamualaikum…. boleh tak ana mengenakan cadr ni apabila di rumah dan meninggalkan di sekolah? kerana di sekolah ana, ana di larang memakai…apa pendapat afwan? kalau boleh ana nak istiqamah dalam perkara ni, tetapi ada halangan..

    trma kasih….

    Wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh

    Jika kondisinya seperti itu insyaAlloh tidak mengapa ukhti..
    Memang kebanyakan akhwat di awal memakai cadar tidak bisa 100% istiqomah dalam mengenakannya..karena berbagai kendala..

    di antaranya seperti yang anti sebutkan.. anti coba pelan2 saja dalam menerapkannya.. sedikit2 sampai kondisinya memungkinkan dan anti benar2 mantap.. karena kebanyakan kita butuh proses dan waktu dalam memakai cadar ini..

    Ada seorang ukhti yang tinggal di negara yang kaum musliminnya minoritas, yaitu di Inggris, yang berbagi pengalamannya di awal memakai cadar, silahkan baca di blog beliau di link ini, semoga bisa memberi inspirasi…

    semoga Alloh memudahkan anti dalam menerapkan syari’at memakai cadar ini..
    barokallohu fiik.

  6. assalamu’alaikum.. umm.. ana ijin copas ya buat disimpan diblog… jazakillah khoir…

    wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh
    tafadhdholi ukh, wa jazakillahu khoiron.

  7. barokalloohu fiiki

    ana mau tanya kalo pakai cadar kotak/ purdah kalau tertiup angin,,, trus mata kita langsung ketutupan ya?
    kalo cadar kotak gampng tertiup angin ya umm??
    ana pengeeen deh pakai cadar kotak gitu tapi kok klihtannya agak lebih ribet ya , jadi pakai yang kancing jepret itu :)

    wa fiiki baarokalloh
    kalo angin lagi kenceng2nya jangankan cadar, genteng2 pun bisa beterbangan ukhti..hehe…
    tapi kalo angin biasa aja enggak..
    ana pertama pakai cadar kotak juga rasanya seperti agak ribet, tapi lama2 malah merasa lebih nyaman..
    tergantung kebiasaan aja ukh…

    • Sekedar berbagi. Ana menggunakan masker dokter sebagi daleman yang membungkus wajah ana sebelum niqab dan purdah. Ini sudah ana terapkan 7 tahun dan aman dari tiupan angin. Wajah kita akan tetap terbungkus rapi dan yang penting lagi ana masih bisa bernafas dengan lega.

      Jazaakillaah khoiron

    • Assalamualaikum

      Sekedar berbagi, untuk mengatasi masalah cadar yang nanti terirup angin, ana memakai masker kedokteran dulu sebelum memakai cadar. Allhamdulillah cara ini sangat aman dari terpaan angin dan masih bisa bernafas dengan lega.

      Semoga membantu…

      oo gitu ya ukh…boleh juga tuh idenya…ntar insyaAlloh ana coba deh…
      wa anti fa jazakillahu khoiron…

      • @ummu ulya..
        Bagus juga ummu ulya idenya. Tapi bukannya susah ya kalau makan pake cadar + masker kaya gitu.
        @Ummu Shofi
        gimana pengalaman pake masker lapis cadar? bagi bagi donk pengalamnnya anti.

        Ana belum nyoba ukh..ga punya maskernya

        • @apin
          pengalaman ana memakai cadar ditambah masker sangat nyaman dan aman. wajah terbungkus dengan rapi. Jika pertama kali ana menggunakan ya terasa kurang nyaman dan perlu waktu untuk adaptasi. Tapi sekarang justru kebalikannya jika ana tidak saya lapis dengan masker. cadar harus dipegang terus agar tidak terbang :)
          Cara seperti ini sering ana gunakan saat ke tempat terbuka (terutama ke pantai) dan tempat umum.
          Untuk masalah makan dan minum, memang agak ribet jika makan didepan umum dengan kondisi spt itu. Ana rela demikian agar senantiasa menutup aurat ana sempurna. Anti usahakan untuk tidak makan didepan umum saja. Jika terpaksa, lepas saja maskernya di toilet dan pasang lagi maskernya di toilet pula.
          @ummu shofi
          harga masker dokter murah banget lho ukh..
          cuma 25rb per 50 biji. Di apotek2 banyak banget Ana saja bisa ganti2 tiap hari. hehehe….
          Jazakillah khoiron

          oo..gitu ukh…kalo mau lepas harus ke toilet dulu ukh, apa ga bisa digantungin aja kalo mau makan atau minum?
          alternatif lain bisa juga cadarnya di kasih peniti atau kancing..atau dilebarin bagian penutup wajahnya…
          wa jazakillahu khoiron

          • @ummu shofi
            jika cuma digantungin takut kotor ukh, dan kita ga leluasa kalau nanti memakai lagi. apalagi kalau kena makanan atau minuman dan ga bawa masker cadangan. jadi ga nyaman kan. :)
            kalau kita di toilet khan bisa lebih nyantai ukh. dan malu juga kalau mbetulin masker diliat orang dimuka umum.. :D

            Udah nyoba ukh?

            kayaknya agak repot kalo mo minum ato makan harus ke toilet dulu ukh..soalnya ana sering haus ..dan bawa bayi serta balita…
            insyaAlloh cadar yang ana pakai udah lebar bagian sampingnya, jadi ga kelihatan mukanya..dan kalo ada angin tinggal dipegangi aja ukh…jazakillah khoiron atas masukannya…

            • Kalo minum airnya cuma air putih biasa, digantungin bisa ukh. Ana juga sering harus ukh. Masalahnya kalo makan atau minum yang bisa membuat masker kotor mending maskernya dilepas di toilet. Tergantung nyamannya ukhti bagaimana.
              Ukhti apa juga pakai sarung tangan setiap keluar rumah?

              Ya biasanya ana pake ukh…

  8. boleh dong umm bagi2 cara bikin gamis ikhwan. jazakillah khoiron

    ana belum bisa jahit gamis ikhwan…rencana masih pengin belajar polanya..
    wa jazakillahu khoiron

  9. Assalamu’alaikum
    Kalau mau yang lebih praktis (beli maksudnya :) ), bisa ga ummu kasi rekom dimana kira2 yang ada dijual model seperti itu?… Kalo ada yang jual online lebih bagus.
    Ana tinggal di banda aceh, yang ada dengan kawan ana itu jilbab cadar (yang ada risleting). Kira2 diantara semua jilbab cadar, yang mana yang lebih nyaman dan enak dipakai ya…
    Jazakillah khairan katsira atas jawabannya

    Wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh
    coba anti cari di google aja ukh..ana belum pernah beli lewat toko online…
    cadar yang lebih nyaman mungkin tergantung kebiasaan…kalo ana lebih nyaman pake cadar kotak buatan sendiri yang ada kerutannya..
    lebih nyaman untuk bernafas dan untuk makan..
    kalo jilbab cadar resleting menurut ana kurang nyaman dipakai, soalnya makenya agak ribet dan susah buat makan/minum
    wa jazakillahu khoiron

  10. Salaam ‘Alayk. Ummi, afwan, anaa minta saran dari anti. Anaa belum pakai cadar karena terganjal izin orangtua. Bgmn, ya, ummi, spy orgtua anaa bisa memahami dan mengizinkan anaa? Syukron, jazakillah khair

    wa’alaikissalam warohmatullohi wabarokatuh…coba anti jelaskan kepada orang tua anti secara pelan-pelan umm…dan tetap menunjukkan akhlak yang baik…dan selalu berdoa kepada Alloh agar orang tua mau menerima anti memakai cadar..carilah suami yang sholih yang bisa mendukung anti memakai cadar..
    Orang tua ana juga dulu melarang memakai cadar tapi lama-lama mereka menerima dan bahkan dibikinin cadar..semoga Alloh memudahkan urusan anti..
    wa anti fajazakillahu khoiron wa baaroka fiik

  11. sy ingin pake cdar model kotak seperti ini tp mrs ksulitan pas wktu mlepas klu pke kca mata, adakah cara membuat cadar yg menyatu dg himar? jzkillahu khoir

    maksudnya melepas cadarnya atau kacamatanya ukh? ana kadang juga pake kacamata.. memang susahnya kacamata harus dipake dulu sebelum memakai cadar..dan kacamata tidak bisa dilepas sewaktu cadar dipake…kalo memang merasa sulit anti bisa menggunakan cadar model lain..
    cadar yang menyatu dengan jilbab ana punya ukh…tapi belum pernah coba bikin…

  12. assalamu’alaikum ummi,,perkenalkan saya umm abda dari riau. ijin copy ya um. saya mau coba bikin cadar kotak. biasanya saya cuma pake cadar yang pake kancing. jazakillah khoir

    wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh, salam kenal juga umm, tafadhdholi jika mau copy, semoga Alloh memudahkan menjahitnya ya umm, wa anti fa jazakillahu khoiron

  13. assalamualaikum ummi,
    ummi, ana ingin belajar memakai cadar,.
    apa boleh ummi, belajar memakai cadar secara diam2?

  14. asslamu’allaikum. subhanallah, ana bahagia bisa belajar cara membuat cadar. dan insyAllah ana sudah bisa. karna Allah melalui anthy, sekarang ana bisa buat cadar sendiri untuk cadar kotak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.902 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: